Pada awalnya, gergaji mesin tidak diciptakan untuk keperluan pertukangan kayu seperti yang kita kenal sekarang. Sebaliknya, gergaji mesin pertama kali dikembangkan oleh dua dokter Skotlandia, yaitu John Aitken dan James Jeffray, pada akhir abad ke-18 sebagai alat medis.
Aitken dan Jeffray merancang gergaji mesin awal ini sebagai alat medis untuk membantu dalam proses persalinan. Gergaji mesin tersebut awalnya dirancang sebagai alat fleksibel yang digunakan dalam prosedur medis seperti simfisiotomi (melebarkan tulang panggul) dan pengangkatan tulang yang terinfeksi penyakit.
Namun, seiring berjalannya waktu, teknologi ini mengalami perkembangan lebih lanjut. Pada awal abad ke-20, terjadi evolusi gergaji mesin dari alat medis menjadi alat industri. Paten untuk gergaji mesin digunakan untuk memproduksi papan kayu dan merundukkan pohon-pohon besar seperti redwood.
Salah satu tonggak penting dalam perkembangan gergaji mesin adalah penciptaan gergaji rantai portabel pertama pada tahun 1918 oleh James Shand dari Kanada. Kemudian, Andreas Stihl mengembangkan gergaji rantai listrik pada tahun 1926 dan model bertenaga bensin pada tahun 1929, yang mengubah cara industri kayu bekerja.
Baca Juga


Dengan kemajuan teknologi, gergaji mesin menjadi lebih ringan, lebih efisien, dan lebih mudah digunakan oleh satu orang. Ini membawa revolusi dalam industri kayu, mempercepat proses pemotongan dan pengolahan kayu, serta memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan industri konstruksi dan pembangunan di seluruh dunia.
BACA JUGA : Riset : Tim Sepak Bola Yang Mengenakan Seragam Merah Bermain Lebih Baik

Hits
Culture